0 Comment

(voa-islam.com) Sebelumnya voa-islam.com sempat memberitakan perihal 'pesan singkat' M. Ubay Salman yang beredar di whatsapp dan masuk ke dalam group 'Sahabat Voa Islam'.

Tim Redaksi Voa-islam perlu meluruskan mengenai hal ini, pesan singkat ini bukan atas nama Jurnalis Islam Bersatu (JITU) melainkan pesan singkat atas nama pribadi M. Ubay Salman yang kebetulan menjadi Ketua Majelis Syura JITU. Demikian pembicaraan M. Ubay Salman melalui telepon kepada perwakilan voa-islam.com
Semoga berbagai pihak yang sempat disebutkan sebelumnya bahwa pesan singkat dari JITU tidak tepat, masih dalam ranah pribadi.

Segenap Redaksi VOA ISLAM yang bertugas mengucapkan permohonan maaf yang mendalam, apabila berita berjudul "Beredar Pesan Berantai Terkait Syi'ah kepada Habib Rizieq Shihab" telah menimbulkan kesalahpahaman antara JITU dan FPI, dalam hal ini Habib Rizieq Shihab. Klarifikasi ini semoga tidak lagi dimaknai sebagai bentuk provokasi.
Sebagai informasi, mengapa ada HAK JAWAB MEDIA SIBER dari Habib Rizieq Shihab kepada voa-islam.com. Hak Jawab Media Siber, menurut Dewan Pers untuk mengedukasi masyarakat terhadap hak jawab yang tercantum dalam Undang-Undang Pers. 
"Kami ingin mengembangkan lagi ikon aduan supaya orang-orang lebih ramah terhadap pengajuan hak jawab dan Undang-Undang pers," kata Ketua Hubungan Antarlembaga Dewan Pers Bekti Nugroho (7/3)
Tujuan pengembangan ikon hak jawab media siber tersebut untuk mengedukasi masyarakat, pengguna media online, pembaca, pemirsa, serta pendengar untuk lebih ramah terhadap kebebasan berekspresi tanpa melanggar hak yuridisnya. Wakil Ketua Komisi Pengaduan Dewan Pers itu mengakui jika menuntut adalah hak konstitusional masing-masing warga negara, karena bagaimanapun negara yang berdemokrasi itu pun belum tentu kebebasan persnya terjamin. 

"Agar masyarakat terlindungi dari kepentingan-kepentingan yang sedikit-sedikit mengadukan ke ranah hukum, yakni ke kepolisian. Harusnya kebebasan pers itu tidak dilarikan ke ranah konstitusi dan rezim pers itu kan rezim etis, yakni berkaitan dengan kesadaran jadi tidak ada sanksi hukum dan kami juga tidak bisa memaksa" katanya. 

Dia menyebutkan ranah pers tersebut berbeda dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang mempunyai sanksi hukum dan bisa mencabut izin siar bagi yang melanggarnya. 

Berikut Hak Jawab & Klarifikasi Dari Habib Rizieq Shibab
Berikut kami lampirkan SMS dari Habib Rizieq Shihab. Kami edit sedikit pada kata-kata yang disingkat namun dengan tidak mengubah makna.
=========================
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Terima Kasih masukannya. Jazaakallaahu Khoiron. Saya kenal Ust.Muzakkir sudah lama, setahu saya beliau BUKAN SYIAH. Beliau tidak mengkafirkan Syiah memang ya, itu beliau akui secaraa terbuka dengan alasannya, tapi beliau Syiah itu apa buktinya ?!
Justru, selama saya dekat dengan Beliau, saya melihat rujukan dan pemikiran beliau, koleksi kitabnya, tata cara ibadahnya, dsb, beliau lebih tepat dikatakan WAHABI ketimbang SYIAH.
Jgn terlalu mudah menuduh seseorang TANPA BUKTI. Fitnah itu sangat berbahaya, saya saja yang ANTI SYIAH dituduh Syiah juga, knp ?!
Soal pernyataan Ust.Abu Bakar Ba'asyir tentang Kesyiahan Ust.Muzakkir, saya tidak percaya jika tdk mendengar langsung dari beliau.
Setahu saya, Ust.ABB adl guru yg paling hati2 dan selalu TABAYYUN sebelum berfatwa. Hati-hati, ada OPERASI INTELIJEN yg memecah belah kita dengan melempar issue agar kita saling curiga dan saling menyesatkan, sehingga saling hantam.
Terus terang saya curiga bahwa yang menghembuskan issue saya dan Ust.Muzakkir serta beberapa kawan Aswaja lainnya sebagai Syiah adalah AGEN PEMECAH BELAH UMAT yang dibayar mahal.
Wah, gawat sekali, kita melawan Syiah belum maksimal, kok kita sesama Aswaja sudah saling mengkafirkan. Justru kedatangan saya ke Solo, untuk mengurai benang kusut tersebut. 'Afwan wa Syukron.
----------
Lanjutan SMS Habib Rizieq Shihab:
Habib Rizieq Dituduh Syiah karena pernah tinggal di Iran. Ane pernah tinggal di Arab kenapa tidak dituduh Wahabi. FPI dituduh Syiah karena tidak ikut membasmi Syiah di Indonesia .
Terus Ente kemane pas FPI membasmi Ahmadiyah ? Berarti ente Ahmadiyah karena ga ikut FPI ngebasmi Ahmadiyah .
Orang-orang ini pada g*bl*k mikirnya . Kalau nuduh ust Mudzakir (gumuk)Syiah. Datang dong ke beliau baik-baik.
Bilang antum syiah ustadz ? Jgn main belakang dong.
Kalau mau nuduh pesantren Al luwung (Gus Anto) sesat, datang dong, nanya . Antum Sesat ?
Jangan ngomong dibelakang, belum nanya langsung ancur-ancurin pesantren.
Kalau mau nuduh MTA (Ust Sukino) dateng Dong nanya .  . Antum sesat ? Jangan main belakang. Ane yakin orang-orang yang main dibelakang, di internet ini adalah INTEL. Yang memang bertugas memecah belah umat di Solo, karena di Solo banyak laskar-laskar MILITAN yg siap MATI di jalan ALLAH.
=========================
Demikian Hak Jawab dari Habib Rizieq Shihab, semoga menjadi cahaya penerang atas timbulnya ribuan pertanyaan pembaca setiap voa-islam.com
Pemaparan ini semoga telah mencakup cover both sides, dan pada dasarnya komunikasi antara JITU dan FPI sangat baik dan saling percaya.
Tak kurang, Ustadz Abdul Qadir Aka dari FPI Bekasi pun memberikan masukan terkait masalah kesalahpahaman pesan singkat tersebut, semoga dengan ditampilkannya HAK JAWAB HABIB RIZIEQ SHIHAB dapat kembali memperkuat ukhuwah antara umat Islam.
"Sebetulnya antara JITU dan FPI tidak ada masalah bahkan kami akan melakukan silaturahim kepada Habib Rizieq Shihab" demikian ungkap Ubay Salman melalui telepon kepada voa-islam.com.
Kami menghimbau agar semua elemen umat Islam untuk terus meningkatkan ukhuwah, saling tabayyun dan semoga Allah jadikan umat Islam semakin kuat ikatan ukhuwahnya. Aamien... (rojul/voa-islam)

Posting Komentar Blogger

 
Top